Warga Menyoal Normalisasi Sungai Ciujung Lama

patron.id – Serang, Warga menyoal prores normalisasi Sungai Ciujung lama, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kali mati, pasalnya Alat berat perlengkapan normalisasi sungai berupa Excavator diturunkan ketika Pemangku kebijakan belum hadir untuk proses awal normalisasi Sungai Ciujung Lama, serta berdampak kemacetan lalu lintas, pada Minggu (7/09/2019).

Suasana saat dilakukan normalisasi

Hal ini diungkap Ahmad Muhajir, Warga sekitar Bantaran Sungai kepada awak media “Dampak dari Alat berat tersebut Warga sekitar bantaran Sungai resah, menduga Rumah dan Pekarangan yang di Sepadan Sungai akan segara dibongkar,” kata Muhajir

“diduga ada Indikasi proses sosilisasi Normalisasi belum clear sampai ke hal teknis, Sangat disayangkan ketika niat baik dari Pemerintah Pusat soal pembangunan Waduk untuk Masyarakat, proses pelaksanaanya menuai kritikan Masyarakat terkait teknis turunya alat berat karena mengganggu arus lalu lintas, dan parkir di Bahu Jalan sangat mengganggu ketertiban lalu lintas,” lanjut Muhajir

Muhajir menegaskan “Yang paling fundamental dari Sungai Ciujung lama ini, pasca pembangunan semestinya ada rutinitas kegiatan tahunan Warga dalam bentuk Ruatan, Selametan, Festifal Sungai sebagai bentuk pelestarian kultur budaya Warga Masyarakat sekitar bantaran sungai,” tegasnya

Senada diungkapkan Khaerul Saleh, Warga Kampung Serandakan, Rt 12 Rw 04, Desa Pontang, membenarkan soal teknis normalisasi Sungai yang belum memberikan Kompensasi kepada Warga setempat yang harus segera diberikan Kepada Warga dari Pemeritahan Kabupaten.

“Sebenernya sih soal normalisasi Sungai ini Oke oke sajalah, tetapi Kite sebagai Warga kene lamun Kite due gubug aja dirogekaken, (sebagai Warga setempat yang memiliki Gubug Jangan dirugikan-red), kudu nane kompensasine, emang uis ana kompensasi tapi sampe saiki duru, pas 3 bulan lalu bahkan bupati sing ngomong, kelan pak camat, (harus ada Kompensasi yang diberikan Bupati sesuai dengan pernyataan bupati-red),”

Ia berharap “Harapannya supaya cepet diberesin gitu ajalah, masalah yang punya Gubug-gubug di Pinggir jalan, katanya ada Kompensasi atau Sosialisasi harus dipercepet,” pungkasnya

Untuk diketahui Wilayah yang sedang dilakukan normalisasi tepatnya Wilayah Pontang, Kampung Serandakan RT.13 RW 11, Desa Pontang, yang bersebrangan dengan Kampung Legon, Pontang, Kabupaten Serang dan Semua Pihak prinsip dasarnya sudah sangat sepakat serta mendukung mensukseskan normalisasi atau refitalisasi Sungai segera terwujud, namun harus sesuai dengan harapan Masyarakat.[Red/Setiadiwangsa]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *