TLBA Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Sukacai Melalui Pelatihan Merajut

patron.id – Serang, Guna meningkatkan perekonomian masyarakat, Taman Latihan Be Amanah (TLBA) rutin adakan latihan merajut di Kampung Langgaran, Desa Sukacai, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, pada Jumat (09/08/19).

Tuti Syahriyah selaku pelatih mengatakan, pelatihan merajut yang diselenggarakan TLBA berfokus pada perempuan yang ada di Desa Sukacai. Menurutnya, kegiatan yang rutin dilakukan setiap Kamis dan Jumat tersebut dinilai mampu menanamkan kreativitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Tujuannya untuk menambah income masyarakat Desa di Sukacai dan masyarakat sekitarnya,” katanya.

Ia juga menambahkan, hasil rajutan dari benang tersebut dapat dijadikan tas, taplak meja, bandana, dompet dan hiasan lainnya yang nantinya dapat dipasarkan melalui layanan jual beli online.

“Barang yang dihasilkan dijual secara online,” tambahnya.

Tuti berharap, dari latihan merajut, masyarakat dapat melanjutkan pelatihan menjahit.

“Berharap kedepannya bukan hanya merajut, tapi juga dapat melanjutkan ke menjahit dengan membuat sejadah, bantal dan lainnya,” harapnya.

Untuk diketahui, merajut dapat dilakukan dengan tangan ataupun mesin. Teknik dasar dalam merajut adalah tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas dilakukan dengan cara mengaitkan benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah mengait benang dari arah belakang. Hasil rajutan memiliki pola seperti huruf “V” yang bersambungan.

Salah satu peserta Kusnaliyah, mengungkapkan bahwa latihan tersebut dinilai menarik untuk dipelajari. Mulai dari mengikuti pelatihan, Ia sudah bisa membuat rajutan seperti dompet, gantungan kunci dan taplak meja.

“Awalnya seneng aja karena bikin kerajinan tangan dan setahun lebih belajar, bisa buat dompet, gantungan kunci, dan taplak meja,” ungkapnya.

Sementara itu, TLBA juga sering menggelar kegiatan bazar yang memamerkan hasil karya masyarakat seperti tas rajut, lukisan, madu, kalung, susu kurma. Ada pula kegiatan menyusuri sawah dan ladang, ceramah, kuliner khas Banten seperti angeun lada, nasi gonjleng, rabeg ayam, sambel burog, dan masih banyak lagi lainnya.

TLBA sendiri juga membuka seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menghadiri kegiatan bazaar, bolang, ceramah, serta kuliner khas Banten yang akan digelar kembali pada hari Sabtu, 24 Agustus 2019 pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB.

TLBA juga menyediakan ruang untuk masyarakat yang ingin mencari informasi seputar kegiatan TLBA, dengan mengunjungi Fanpagenya di @TamanLatihanBeAmanah dan Instagram @t_l_b_a, juga personal kontak yang bisa dihubungi di nomor 085217141054 dengan nara hubung Winda. [Red/Setiadiwangsa]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *