NEWS

Tingkatkan Kualitas Desa, Kemendes PDTT Gelar Bimtek dan Sistem Akuntabilitas

PATRON.ID – TANGERANG | Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi atau Kemendes PDTT Republik Indonesia menggelar bimbingan teknis (bimtek) pengembangan desa inklusif dan sistem akuntabilitas sosial, yang digelar di Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Selasa 25-26 Juni 2024. Bimtek tersebut diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kualitas desa.

Acara ini dihadiri sebanyak 30 peserta terdiri dari perwakilan pemerintahan desa, BPD, layanan PAUD, posyandu, adminduk, lingkungan (sanitasi dan air bersih), kelompok disabilitas, perempuan, kelompok rentan dan lainnya.

Dalam kesempatan itu hadir Kepala Desa Pagedangan Udik Astri Aprianti, pendamping desa, TAPM dan perwakilan dari Kemendes PDTT Febria Oktasari.

Astri mengatakan program ini merupakan wadah pembelajaran bagi seluruh peserta. Kegiatan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi akan ada pembinaan secara berkelanjutan demi terciptanya desa yang inklusif.

“Jadikan kegiatan ini untuk wadah belajar kita bersama. Program ini bukan hanya untuk hari ini saja, tetapi akan terus berkelanjutan demi terciptanya desa inklusif,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta harus pro aktif dalam kegiatan tersebut, bukan hanya mendengarkan dari pemateri.

“Saya harap kepada seluruh peserta yang berjumlah 30 orang ini pro aktif. Sekiranya tidak paham tanyakan pada pemateri jangan hanya jadi pendengar setia saja,” tandasnya.

Demikian juga dikatakan Febria Oktasari. Ia mengatakan seluruh peserta yang ada dalam forum ini merupakan pilihan dari banyaknya peserta, maka dari itu jangan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk belajar demi terciptanya desa yang inklusif.

“Seluruh peserta yang ada dalam ruangan ini adalah peserta pilihan, bayangkan dari ribuan peserta hanya 30 orang inilah yang terpilih,” ungkap dia.

“Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas desa. Diharapkan bapak dan ibu mengikuti serangkaian acara sampai selesai. Semoga dengan adanya program ini jadi niat belajar dan menjadi amal jariyah kita kedepan,” imbuh Febria.

Untuk diketahui, desa inklusif di Kabupaten Tangerang terdiri dari empat desa diantaranya Desa Pagedangan Udik, Desa Gunung Sari, Desa Talagasari, dan Desa Dangdang.(Red/Imam)

Related posts

Akademisi di Banten Apresiasi Pelayanan Penyelenggaraan Haji 2024

redaktur

Learning Camp Pintu Gerbang Menuju Kampus Idaman

redaktur

Daftarkan Anak ke Sekolah Favorit, Orang Tua Rela Datang Pagi Dini Hari

redaktur

Leave a Comment