Tiba-tiba kau

Oleh : Nyimas Rahayu

Kau
Datang secara tiba-tiba
Tiba-tiba menyapa
Tiba-tiba merelakan senyum
Tiba-tiba kau
Kau tiba-tiba
Merayu dan membuatku bingung
Entah apa sebabnya akupun tak mampu mengabaikanmu
Aku tidak sedang berjalan menuju arah manapun
Tapi
Tiba-tiba aku seperti ada dalam ruang
Yang mulai membatasi
Dan menghadirkan sekat dari hal lain
Selain tentangmu
Tidak satupun kutemukan alasan
Mengapa aku peduli denganmu
Yang tiba-tiba
Lalu kucoba pejamkan mata
Dan aku rasakan hening
Sungguh
Kau datang dari setiap penjuru
Senyum tak lagi mampu aku elakan
Kau nyata dan benar-benar hadir
Persis seperti sosok yang selama ini aku nanti
Ingin rasanya aku menyentuh mu lebih dalam
Menyatukan Sukma
Dan menyetubuhi pikiranmu
Dan aku robek hatimu
Aku ingin memastikan
Apa yang membuatmu datang tiba-tiba
Menyapa memberiku sebuah rasa dan asa
Membangun rindu yang kian menggebu
Dan membiarkan aku dalam sebuah tanya
Dan jawab yang ambigu
Apakah bunga itu akan patah
Sebelum merekah
Daunnya beguguran tanpa arah
Lalu kau pun pergi hanya meninggalkan resah
Atau
Bunga itu akan merekah indah
Subur dan terus tumbuh
Sampai di keabadian yang utuh
Sungguh
Saat ini aku hanya bisa pasrah dalam kata entah

Bagikan: