NEWS

Studi Kebudayaan Daerah, Mahasiwa Piksi Input Serang Kunjungi Museum Banten

Studi Kebudayaan Daerah, Mahasiwa Piksi Input Serang Kunjungi Museum

PATRON.ID – SERANG – Mahasiswa Diploma Tiga (D3) Akuntansi Politeknik Piksi Input Serang melakukan kunjungan ke Museum Negeri Banten di Gedung Banten Islamic Center Kawasan Banten Lama, Kota Serang, Banten, Jumat 17 Mei 2024.

Kunjungan ini dalam rangka studi lapangan dari mata kuliah Budaya Banten dengan tema Sahabat Museum, Museum Dihatiku; Kunjungi, Lindungi, Lestarikan.

Rombongan mahasiswa tersebut didampingi langsung oleh Direktur Politeknik Piksi Input Serang Yeti Asmawati, Annisa Pratiwi selaku Kaprodi D3 Akuntansi dan dosen pengampu mata kuliah Kebudayaan Banten Agung Setia Budi.

Agung Setia Budi menjelaskan melalui kegiatan ini mahasiswa dapat lebih mengenal dan mengetahui budaya, sejarah dan peninggalan sejarah yang ada di Museum Negeri Banten. Sehingga mereka mampu mencintai dan menghargai sejarah.

“Mahasiswa juga dapat mengembangkan kemampuan analisis dengan mengamati dan merenungkan bahan-bahan yang ada di museum. Kemampuan untuk merefleksikan pengalaman tersebut dan mengaitkannya dengan pembelajaran budaya Banten adalah aspek yang penting,” kata Agung.

Menurutnya, mata kuliah Budaya Banten mencakup pemahaman tentang sejarah, bangsa dan negara. Semoga dengan kunjungan ini mereka dapat menjadi kegiatan yang bermanfaat dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Lebih jauh, Agung memaparkan, bahwa museum seringkali menyajikan koleksi dan benda-benda bersejarah yang dapat membantu mahasiswa memahami perkembangan sejarah dan budaya bangsa.

Serta, peninggalan kebudayaan Banten dan lain-lain dapat memberikan pengalaman pembelajaran aktif yang melibatkan mahasiswa secara langsung dengan materi pembelajaran.

“Ini dapat memperkuat pemahaman dan meningkatkan minat mereka terhadap topik kebudayaan,” terang dia.

Sementara, Direktur Politeknik Piksi Input Serang Yeti Asmawati menuturkan, bahwa mempelajari Budaya Banten merupakan praktik mahasiswa dalam upaya pengenalan sejarah dan pelestarian budaya.

Hal ini sesuai dengan visi dan misi perguruan tinggi yang dikenal dengan Kampus Ungu tersebut. Yaitu menjadi politeknik yang unggul, inovatif untuk mendukung daya saing global.

“Namun tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. Walaupun saat ini masyarakat telah berada di era 5.0, pentingnya untuk mengingatkan kembali sejarah dan budaya lokal untuk mahasiswa,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa program studi D3 Akuntansi, Khaerul Ulum, mengaku senang bisa belajar di luar kelas serta mengetahui nilai-nilai sejarah sangat penting untuk mereka pelajari.

“Pembelajaran di luar kelas sangat menarik dan tidak membosankan. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melestarikan sejarah, budaya dan pariwisata yang ada di Banten. Salah satunya dengan mengunjungi museum-useum yang ada di Provinsi Banten,” ucapnya.(Red)

Related posts

Kembali Maju di Pilkada Kota Serang, Syafrudin: Mau Beresin Hutang

redaktur

Yedi Rahmat Pj Walikota Serang Awasi Proses Logistik Pemilu 2024

redaktur

Raih Keberkahan di Bulan Ramadhan, Bank Syariah Muamalah Cilegon Santuni 300 Anak Yatim dan Dhuafa

redaktur

Leave a Comment