Solusi Pemberdayaan Anak Jalanan

Oleh : Arif

patron.id Di zaman milenial seperti sekarang ini banyak sekali anak-anak yang tidak bisa melanjutkan pendidikannya dan harus menggugurkan cita-citanya hanya karena harus menghabiskan waktu untuk hidup dijalanan bersama orang tuanya dengan mencari kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Faktor yang menyebabkan mereka tidak bisa melanjutkan pendidikannya adalah ekonomi. Banyak orang tua yang tidak bisa membiayai anaknya untuk bersekolah, karna untuk hidup sehari-hari saja masih sangat sulit apalagi untuk membelikan seragam sekolah, sepatu, tas atau peralatan sekolah lainnya.

Sering kali anak-anak tersebut berada dipinggiran jalan, seperti dilampu merah yang bekerja sebagai pengemis, pengamen, penjual asongan, tukang parkir, ojek payung, atau lainnya.

Mereka adalah anak-anak yang mempunyai semangat tinggi untuk bersekolah juga memiliki pengetahuan yang cukup baik. Namun, lagi-lagi faktor ekonomi lah yang menghalangi mereka untuk bisa mengenyam bangku pendidikannya. Padahal jelas tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengatakan “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”.

Padahal jika berbicara perihal dana pendidikan, ada sekitar 20% biaya yang ditanggung oleh pemerintah, tapi sampai sekarang masih banyak sekolah-sekolah yang dianggap tidak layak untuk dijadikan tempat belajar mengajar. Seperti misal atap yang bolong, meja kursi yang sangat minim juga banyak yang sudah rusak, dan banyak lagi lainnya. Jika begini, siapa yang bertanggung jawab untuk mencerdaskan anak bangsa, juga bagaimana negara ini akan maju, sedang pemerintah saja masih tidak peduli terhadap pendidikan anak yang kurang mampu.

Baca Juga :  Nasib Si Tua Yang Berumur 191 Tahun

Jadi solusi untuk menanggulangi masalah seperti ini yaitu pemerintah harus konsisten untuk memberikan bantuan pendidikan berupa bimbingan belajar, sekolah gratis, atau memberikan mereka kesempatan untuk bersekolah melalui beasiswa, penyelenggaraan program pendidikan non-formal. Karena sudah banyak anak jalanan yang sudah melewati batas usia sekolah yang sewajarnya.

Selanjutnya adalah langkah penyediaan lapangan kerja untuk orang tua atau untuk anak-anak yang telah cukup umur adalah solusi kedua untuk memberdayakan masalah ekonomi mereka dan mampu meminimalisasi jumlah anak jalanan, dengan begitu jalanan pun akan sepi dari anak-anak jalanan karena orang tua mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan.

Penulis merupakan mahasiswa dari kampus UIN SMH Banten.

Share Berita ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •