Silaturahmi Pasca Pemilu 2019, GP Ansor Kecamatan Baros Adakan Ngaji Kebangsaan

patron.id – Serang, Guna menjalin tali silaturahmi pasca pemilu, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Baros adakan Ngaji Kebangsaan sekaligus silaturahmi dan buka bersama di Attaufiqiyah, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, pada Sabtu, (11/05/19).

Acara yang dibuka dengan penampilan marawis santriwati Attaufiqiyah ini mengusung tema “Memperkuat Komitmen Kebangsaan Pasca Pemilu” dengan menghadirkan narasumber dari Pengurus GP Ansor Kecamatan Baros, Pengurus Wilayah GP Ansor Banten, dan perwakilan dari Kepolisian Sektor Baros serta Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Kecamatan Baros.

Pada sambutannya, Wakil Ketua PW Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat menyampaikan kutipan-kutipan KH Hasyim Assyar’i, dan Gusdur dalam menjaga komitmen kebangsaan yang damai. Menurutnya masyarakat harus menjaga tali silaturahmi dan tetap menjaga lisan serta perkataan pasca pemilu serentak yang dilaksanakan pada 17 April lalu.

“Kuncinya adalah silaturahim, saya rasa semua elemen masyarakat yang ada harus rajin silaturahim dengan ikhlas dan tulus. Jangan karena euphoria 17 April Kemarin, kita pada berantem,” tutur Adam.

Adam menambahkan, jangan hanya mengatasnamakan silaturahim sebagai tagline, namun berujung diskusi maupun konsolidasi yang dapat memunculkan perpecahan bangsa,

“Jangan cuma silaturahim tagline aja ujung-ujungnya malah konsolidasi yang tidak enak. Harus silaturahim semuanya, tanpa memandang siapa dia,” tambahnya.

Budaya Bacakan Pada Saat Buka Bersama Usai Acara Ngaji Kebangsaan. [patron.id]

Sementara itu, Humas Sektor Baros Fikri Kartiwa yang juga ikut menghadiri acara tersebut mengatakan bahwa, masyarakat Indonesia harus tetap terjaga silaturahminya, terutama di bulan suci Ramadhan. Ia juga mengungkapkan harus bisa sama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa atas keberhasilan mewujudkan pemilu yang aman dan damai.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri Belitung Tahan Mantan Bendahara dan Kades Aik Ketekok

“Silaturahmi di bulan suci Ramadhan itu perlu, dan kita jaga pula persatuan dan kesatuan atas keberhasilan mewujudkan pemilu di Banten yang aman dan lancar,” ungkapnya.

Melihat kondisi Indonesia yang banyak bermunculan narasi-narasi pasca pemilu di berbagai sosial media, serta gerakan-gerakan yang membuat kegaduhan masyarakat, Ketua pelaksana Agung Setia Budi turut menanggapi hal tersebut. Ia menuturkan, pemuda dan masyarakat Indonesia sangat perlu menjaga tali silaturahimnya, agar tetap harmonis pasca pemilu serentak.

“Diadakannya kegiatan ini bertujuan untuk silaturahmi, menjaga harmonisasi masyarakat setelah pemilu,” tanggapnya.

Ia juga berharap, dengan selesainya kegiatan pemilu serentak pada 17 April lalu, masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh diseminasi informasi, serta hoax pasca pemilu 2019. Agung menilai, pemuda saat ini harus berkomitmen untuk memperkuat bangsa Indonesia agar tidak terpecah.

“Setelah pemilu ini, semoga masyarakat tidak terbawa arus oleh informasi-informasi yang sumbernya tidak jelas. Serta pemuda harus berkomitmen memperkuat bangsa ini agar tidak terpecah belah,” pungkasnya.[Red/Setiadi]

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *