Sebanyak 1.986 Unit PJU Dipasang Dishub Provinsi Banten

PATRON.ID – SERANG || Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten terus berupaya meningkatkan jumlah Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk dapat menerangi jalan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.  Sehingga, dapat meningkatkan keselamatan berlalu lintas di darat.

Hal itu diungkapkan Tri Nurtopo Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten kepada awak media, pada Selasa (11/1/2022).

BACA JUGA : https://patron.id/dishub-kabupaten-serang-permudah-masyarakat-dengan-membuat-marka-jalan

“Jadi PJU yang terpasang oleh Dishub Provinsi Banten, yang ada logo badaknya itu, sampai 2021 sudah kita pasang 1.986 unit yang tersebar di jalan provinsi,” Ungkapnya

Dijelaskan, idealnya jumlah PJU persatu kilometer minimal terdapat 20 unit PJU, namun karena terkendala oleh beberapa hal, pihaknya saat ini akan melakukan pemasangan PJU sesuai dengan daerah yang prioritas.

BACA JUGA : https://patron.id/dishub-kabupaten-serang-tingkatkan-palayanan-bidang-pelayaran

Daerah-daerah prioritas tersebut, kata Tri, antara lain daerah rawan kecelakaan, daerah rawan kemacetan, daerah rawan kriminal, dan jalan persimpangan.

“Jadi untuk ke depan kita akan memasang sesuai dengan prioritas dan kita juga sesuai dengan kemampuan anggaran. Untuk tahun 2022 ini direncanakan baru 200-300 unit, semoga nanti di perubahan bisa bertambah,” katanya.

BACA JUGA : https://patron.id/dermaga-pulau-tunda-ambruk-warga-minta-dishub-banten-diperbaiki

Selain melakukan pemasangan PJU, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dalam pemasangan PJU tersebut.

“Tahun kemarin kami dapat bantuan 45 unit untuk di Sumur dari Pusat (Pemerintah Pusat, red) , itu juga sampai saat ini belum selesai penyerahan asetnya,” imbuhnya.

BACA JUGA : https://patron.id/menolak-putar-balik-petugas-di-pospam-ciwandan-dimarahi-wisatawan

Sedangkan, untuk pelayanan pengaduan masyarakat jika terdapat PJU yang mengalami kerusakan, masyarakat dapat langsung menghubungi Dishub Provinsi Banten. Dan pihaknya mengajak masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga serta merawat fasilitas umum tersebut.

“Karena masyarakat ini kan kebutuhannya, jadi kita sama sama, tapi tidak memberatkan hanya menyampaikan informasi saja biar kami yang menyelesaikan,” pungkasnya.[Red/Imam]