Satgas Dana Desa, Tuntaskan Persoalan Di Kabupaten Serang

patron.id – Serang, Pasca rapat koordinasi bersama SEKDA, DPKAD, DPMD,Inspektorat, dan Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Serang, Rabu, (3/10), Satuan Tugas Dana Desa (Satgas DD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Terjun langsung melakukan investigasi di Desa Pudar, Jln.Raya Pamarayan-Harendong, Kampung Cikoak, Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang. (4/10).

M. Ma’roef Irfhany Ketua Tim Satgas DD mengungkapkan, dalam Investigasi terkait Dana Desa Tahun 2017 yang tidak disalurkan di Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, 100% akibat Kasus penyelewengan Dana Desa 2016, karena Kepala Desa terlambat mengembalikan dalam batas waktu 60 hari dan proses yang berlarut larut.

“berdasar Temuan Tim kami (Satgas DD Kemendes PDTT-red), Kepala Desa sudah diperiksa dan telah mengembalikan sisa DD Tahun Anggaran 2016 ke Kas Desa (RKDes), oleh karena itu tidak ada alasan lagi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk tidak menyalurkan DD Tahap 1 dan 2. Jum’at (5/10) kami akan adakan pertemuan dengan Sekda merekomendasikan menyalurkan dana Desa Tahap 1 dan 2.” ungkap Ma’ruf selepas melakukan Investigasi di Balai Desa Pudar.

Sementara itu kepala Desa Pudar Jaed Muklis menambahkan, dirinya akan melengkapi segala sesuatu yang menjadi tanggung jawab Desa Pudar, dan memohon agar Dana Desa bisa disalurkan.

“Saya sangat bersyukur karena kehadiran Satgas DD memberikan solusi yang nyata, saya mohonkan agar Satgas DD merekomendasikan penyaluran Dana Desa secepatnya karena kami selama ini tetap bekerja meskipun dalam kondisi yang sangat sulit, disamping kami juga sangat membutuhkan pembinaan secara ekstra dari pihak kecamatan, inspektorat, dan pendamping Desa.” Pungkasnya

hadir dalam kesempatan tersebut Risdianti, M.Masita dari DPMD, A.Saleh perwakilan Kecamatan, Udin dan Ajie Dari Pendamping Lokal Desa, Subiyanto dan Ewardi dari KPW 2 Banten.[Red/Imam]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *