Petani Gagal Panen Akibat Sampah TPSA Cilowong

PATRON.ID – SERANG | Limbah sampah di TPSA Cilowong mengakibatkan para petani di Kp. Pasir Gadung Wadas, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, mengalami gagal panen.

Sampah TPSA disebabkan oleh hujan deras dari semalam sampai pagi yang terjadi beberapa hari lalu.

Naimah, petani padi, mengatakan sampah terseret ke sawah sudah sejak dua hari yang lalu akibat diguyur hujan sehingga enam kotak sawah di sekitar kawasan TPSA mengalami rusak dan kotor.

“Sudah dua hari kayaknya, kena hujan. Pertama hujan pas ada gledek, kilat (petir -red), itu parah. Ditambah dua kali (hujan lagi -red),” ujar Naimah, Selasa (6/4/2021).

Dia mengungkapkan, setiap datang musim hujan maka sampah TPSA sering hanyut ke sawah seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak TPSA Cilowong lewat RT setempat.

“Ya engga tahu. Katanya sih sudah dibilangin sudah difoto sama Pak RT,” katanya.

Selain sawah, pantauan patron.id di lokasi, lapangan bola serta kebun milik warga setempat juga mengalami hal serupa. Bahkan tanaman mentimun dan semangka total gagal panen.

Mahfudin, petani mentimun, mengatakan tanaman mentimun miliknya harus mengalami gagal panen akibat limbah sampah TPSA yang terseret ke lahan petaniannya.

“Gagal panennya karena sampah. Engga bisa dipanen lagi, total gagal,” kata Mahfudin.

Dia mengaku mengalami kerugian yang cukup drastis. Setiap panen Mahfudin biasanya bisa 28 kali panen, atau 3 ton timun. Namun untuk saat ini dia hanya dua kali panen dan tidak mencapai satu kintal.

“Biaya dari awal kurang lebih sudah habis Rp1 juta, itu untuk benih sama pupuk ya. Kalau pembajakan beda lagi,” ungkapnya.

Mahfudin berharap Pemerintah Kota Serang, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup, mampu melakukan perbaikan saluran irigasi yang lebih baik agar sektor pertanian di kampung tersebut tidak lagi terkena dampak dari sampah TPSA.

“Harapan kami sih pembenahan irigasi, dan kepedulian pemerintah kepada masyarakat terutama di sektor pertanian,” ucap dia. [Red/Roy]