Peradi dan Untirta Berikan Pendidikan Khusus Profesi Advokat

patron.id – Serang, Sebanyak 40 peserta mengikuti pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) angkatan ke-5 yang diselenggarakan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Cabang Serang bekerjasama dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Sabtu (16/2/2019), di rumah makan Sari Banten, Kota Serang.

Ketua Peradi Cabang Serang, Mufti Rahman, menjelaskan bahwa metode pertemuan dilakukan sebanyak 8 kali, 21 sesi atau mata pelajaran. Terkait pemateri, menurutnya menghadirkan dari kalangan praktisi dan pengurus Peradi baik tingkat pusat maupun tingkat cabang.

“Ada 8 kali pertemuan, 21 sesi atau mata ajar. Pemateri sendiri dari praktisi, pengurus Peradi pusat juga Serang,” kata Mufti Rahman, Ketua Peradi Cabang Serang saat ditemui usai acara PKPA.

Lanjut dia, peserta diharapkan bisa lulus ke jenjang berikutnya, karena masih ada tahapan lain yang harus diikuti oleh peserta hingga menjadi advokat.

“Harus mengikuti ujian, kemudian magang selama 2 tahun, setelah itu penyumpahan setelah dinyatakan lulus,” sambung Mufti.

Seperti tahun sebelumnya jumlah advokat se-Indonesia yang dinyatakan lulus oleh Peradi mencapai 5000 orang, namun hanya 40 dari wilayah Serang. Mufti menyebut penyebabnya adalah sedikitnya peserta yang mengikuti ujian.

Baca Juga :  Batalkan Perjalanan Panwascam Waringin Kurung ke Bandung, Pihak Travel Minta Maaf

“Karena memang dari berbagai wilayah banyak masuk ikut ujian disini. Termasuk dari DKI, Depok, Tangerang sebagain. Kalau dari Serang sendiri begitu kurang,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kehormatan Pusat Peradi, Said Damanik berpesan agar peserta yang nanti akan lulus menjadi advokat agar menjaga kode etik sebagai seorang pengacara. Hal itu dicontohkan Said, banyaknya fenomena pengacara yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) karena tidak bertumpu pada kode etik.

“Semua sama di mata hukum, siapa yang ga masuk sekarang di KPK, ada gubernur, walikota, jenderal, menteri. Apalagi pengacara,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menghimbau agar peserta terus belajar menggali ilmu hukum tidak hanya di PKPA, melainkan di berbagai institusi yang terdapat ilmu tentang hukum.

Perlu diketahui, acara tersebut digelar sejak 20 Januari hingga 16 Februari.[Red/Imam]

Share Berita ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •