Pengurus Rijalul Ansor Tegaskan Sikap Netral di Pilkada Pandeglang

patron.id – Serang, Pengurus Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor Kabupaten Pandeglang menyatakan sikap netral dan tidak akan terlibat dalam politik praktis. Maka, dalam hajat pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 di Kabupaten Pandeglang, Rijalul Ansor tidak akan terlibat dalam dukung mendukung pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor (MDS RA) Kabupaten Pandeglang Bahit Maftuhin mengatakan, pihaknya akan bersikap netral dalam semua penyelenggaraan pilkada serentak 2020 di Pandeglang.

“Tidak akan berpihak dan mendukung politisi, birokrat, pengusaha, atau siapa pun yang mencalonkan diri dalam pilkada 2020,” kata Bahit, seperti tertulis dalam rilis yang diterima patron.id, pada Selasa (15/9/2020).

Menurutnya, Rijalul Ansor bukanlah organisasi politik atau organisasi yang berorientasi pada salah satu partai politik, melainkan organisasi sosial, keagamaan dan kemasyarakatan.

Sebagai majelis dzikir dan shalawat yang dibentuk oleh Gerakan Pemuda Ansor, maka wajib menjaga nilai dan tradisi amaliyah Nadhlatul Ulama dan mempertahankan paham akidah Alhussunnah Waljamaah sesuai tugas pokok MDS RA.

Baca Juga:  Berduka, SWOT Dan SMGI Bakar Lilin di Jalan Sudirman

“Kami akan bersikap netral, siapa pun yang menang dalam pilkada itu merupakan pilihan Allah. Saya yakin Allah punya skenario sendiri bagi setiap daerah dan negara di dunia ini,” tegasnya.

Sikap tegas ini merupakan hasil konsolidasi internal MDS RA Kabupaten Pandeglang dengan para kiyai muda yang tersebar di setiap kecamatan maupun kelurahan agar tidak terjadi perselisihan antar sesama selama moment pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pandeglang, khususnya kalangan nahdliyin, untuk melaksanakan pilkada serentak secara baik dan santun.

“Kami berharap kepada seluruh anggota, kader, masyarakat untuk turut serta menghindari hal-hal yang membuat perpecahan, dan permusuhan dalam pilkada kali ini. Serta tetap mengedepankan persaingan yang sehat, persaingan gagasan, ide, prestasi dan hal-hal baik lainnya,” imbuhnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan pilkada akan digelar pada 9 Desember 2020. Di Banten ada empat kabupaten/kota yang akan melangsungkan pilkada. Diantaranya Kota Tangerang Selatan, Kota Cilegon, Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang. [Red/Roy]

Bagikan: