Penggiat Lingkungan Kota Serang ajak Pemerintah Daerah untuk Berkolaborasi

patron.id – Serang, Rumah Edukasi dan Literasi Al-Qur’an (ReliQ) adakan diskusi terbuka terkait permasalahan sampah di Indonesia, Diskusi dilaksanakan di Sekretariat ReliQ Kampung Kesawon Selatri RT 04 RW 03 Desa Terondol Kota Serang, pada Rabu (04/12/2019) Malam.

Aldi Reihan Bugar selaku Direktur ReliQ menyampaikan tujuan diadakanya diskusi ini sebagai silaturahmi para pemuda dan mahasiswa penggiat lingkungan yang ada di kota Serang.

“Kedepannya semoga diskusi menjadi ruang untuk mencari penyebab masalah dan solusi dari penyebab masalah itu. Silaturahmi, ngopi dan aksi, diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam mewujudkan 2025 Indonesia bebas sampah, tentunya dengan cara fokusnya masing-masing yang bisa dikolaborasikan termasuk dengan pemerintah daerah, karena kolaborasi adalah solusi yang paling baik diantara lainnya” ungkap Aldi.

Baca Juga :  Berduka, SWOT Dan SMGI Bakar Lilin di Jalan Sudirman

Masih dalam suasana dikusi yang sama, Jibrong selaku anggota Hahalaen Family Kompani menuturkan regulasi terkait persoalan sampah yang harus dibenahi.

“Setiap regulasi pemerintah pasti memiliki otonomi masing-masing karena jika bukan pemangku kebijakan langsung yang membuat ragulasi maka akan sulit untuk merubah” tuturnya.

Untuk diketahui berdasarkan pantauan jurnalis patron.id menghasilkan kesimpulan yang disampaikan oleh moderator Bagus Saepullah, bahwa semua pihak harus berkolaborasi untuk mengatasi persoalan sampah khususnya di Provinsi Banten. [Red/Ilyas]

Share Berita ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •