Pemuda Bandung yang tergabung dalam Indyte gelar dialog kebangsaan tangkal hoax

patron.id – Bandung, Pemuda Bandung yang menamakan diri, Literasi Bandung-Indonesian Young Intelectual Intitute (Indyte), Tangkal Hoax Pasca Pemilu, melalui Dialog Kebangsaan bertajuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dan menangkal hoax Pasca sengketa Pilpres 2019, bertempat di Cafe Prabu, Cibiru Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (29/07/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kiai Sepuh Jawa Barat, Abun Bunyamin, Akademisi Jawa Barat, Mochamad Najib dan Komisooner KPU Jawa Barat, Titik Nurhayati dan puluhan pemuda dari berbagai Daerah di Jawa Barat,

Abun Bunyamin, Salah satu Narasumber Tokoh NU Jawa Barat, mengatakan, Hoax sudah kerap terjadi bahkan sejak nabi Adam AS berada di Surga,

“Kalau berkata benar mendapatkan pahala dan melakukan kesalahan pasti berdosa, sebagaimana manusia, Manusia beriman hanya akan berkata benar,” ujarnya dihadapan puluhan Pemuda saat menjadi Narasumber kegiatan.

Hoax sering kali membuat dinamika di Masyarakat bercerai berai. Nabi Muhammad pun pernah menjadi korban hoax kaum munafiq, kala itu, ada musuh Nabi yang menyebarkan bahwa istri Nabi, Siti Aisyah telah berselingkuh. Baginya, apapun jenis hoax jelas dilarang oleh ajaran agama karena berdampak buruk terhadap nilai-nilai sosial,” Lanjutnya

Sementara itu, akademisi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mochamad Najib menuturkan, masih banyak sistem demokrasi Indonesia yang perlu disegarkan.

Baca Juga :  Ribuan Kaum MileniaI Ramaikan Event Color Run di Kota Cilegon

“Secara substansi demokrasi yang dianut Indonesia belum menyentuh kepentingan rakyat sehingga perlu diperluas dengan berbagai rumusan-rumusan baru oleh kalangan politisi,” Paparnya

Dalam kesempatan tersebut ia juga menyampaikan klarifikasi terkait rumor keterlibatannya dengan organisasi HTI pada zaman SBY,

“Pada saat itu secara normatif, HTI mempunyai legalitas dan terdaftar di Kemenhumham, Atas dasar itu karena bagian dari umat Islam, HTI yang belum dilarang dipersilahkan menggunakan kantor ICMI, Hanya saja kemudian HTI dalam website-nya mengutip sambutan Saya dalam acara itu, karena Saya mendadak diminta memberikan sambutan pada saat itu terkait dengan teori-teori politik dan teori kepemimpinan,” Pungkasnya

Untuk diketahui Forum ditutup dengan deklarasi pemuda Jawa Barat, dengan pernyataan beberapa hal, Pertama, Pemuda Jawa Barat, akan menjaga nilai-nilai demokrasi sebagai bukti cinta terhadap tanah air, Kedua, Pemuda Jawa Barat, akan menciptakan suasana aman damai dan tidak akan mudah terprovokasi, sebagai bentuk melawan hoax, Ketiga, Pemuda Jawa Barat akan mendukung semua Lembaga Pemerintah dan non Pemerintah dalam upaya menegakan sistem demokrasi.[Red/LE/Hamdu]

Share Berita ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •