Pemkot Serang Siap Edarkan Surat Himbauan Selama Ramadhan 1442 Hijriyah

PATRON.ID – SERANG | Pemerintah Kota Serang bakal mengedarkan surat himbauan selama menjalani ibadah puasa Ramadhan 1442 Hijriyah yang harus ditaati oleh masyarakat mulai Selasa (13/4) besok.

Kepastian itu terungkap usai Walikota Serang Syafrudin memimpin rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di ruang Setda Lt.3, Puspemkot Serang, Kota Serang, Banten, Senin (12/4/2021).

Turut hadir Kapolsek Serang Kota Yunus Hadit Pranoto, Dandim 0602 Serang Soehardono, Ketua DKM Ats-Tsauroh, Kepala Kantor Kemenag Kota Serang Lukmanul Hakim, MUI Kota Serang KH Mahmudi, dan beberapa Kepala OPD terkait di lingkup Pemkot Serang.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, rapat Forkopimda ini dilakukan untuk membahas soal datangnya bulan suci Ramadhan dan perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H di tengah pandemi Covid-19.

Hal ini menyesuaikan surat edaran Menteri Keagamaan No.3 Tahun 2021 tentang panduan ibadah Ramadhan dan ibadah Idul Fitri 1442 H, surat Keputusan Presiden No.12 Tahun 2020 tentang penetapan bencana non alam penyebaran virus korona sebagai bencana nasional, dan surat edaran Satgas Penanganan Covid-19 tentang peniadaan mudik pada bulan Ramadahn dan hari raya Idul Fitri 1442 H.

“Menyikapi datangnya bulan suci ramadhan dan perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H sudah ada kesepakatan bersama bahwa Pemkot Serang membuat himbauan dan ditandatangai oleh Pemkot Serang, Kemenag Kota Serang, dan MUI Kota Serang,” ujar Syafrudin kepada awak media.

Dalam kesepakatan surat himbauan, Syafrudin mengungkapkan ada lima point yang harus disampaikan kepada masyarakat. Pertama, untuk umat islam agar wajib menjalankan peribadatan. Dan meningkatkan amaliyah berupa takaruf, itikaf, termasuk menjalankan sholat tarawih, sholat idul fitri 1442 H.

“Kedua, tempat hiburan umum (cafe, biliyar, dan sejenisnya) agar dihentikan kegiatannya selama ramadhan demi mencegah timbulnya keresahan masyarakat. Jadi hiburan, cafe, biliyar, dan karaoke, ini Satpol PP akan menutup,” katanya.

Ketiga, sambung Syafrudin, warga dilarang memproduksi, memperdagangkan, membakar dan membunyikan mercon, petasan atau sejenisnya yang dianggap dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

“Keempat, selama bulan Ramadhan pemilik restoran, rumah makan, warung nasi, cafe dan sejenisnya dilarang berjualan mulai pukul 04.30-16.00 WIB. Jadi dari jam setengah 5 subuh sampai jam 4 sore dilarang buka, kalau ada yang buka tolong laporkan ke kami,” ungkapnya.

Kelima, warga masyarakat agar tidak melakukan mudik lebaran dari Kota Serang ke kota lain selama bulan ramadhan dan Idul Fitri. Hal ini juga berlaku bagi ASN di lingkup Pemkot Serang.

Berdasarkan surat edaran Menteri Agama mencantumkan bahwa buka puasa bersama, sholat taraweh itu diperbolehkan. Kemudian pengajian, ceramah, tausiyah, kultum, peringatan Nujulul Quran ini dibatasi waktunya 15 menit. Hanya memang harus memperketat protokol kesehatan dan dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas tempat.

“Himbauan ini akan kami edarkan setelah ditandatangani, paling lambat besok sudah ditandatangani dan diedarkan,” tandasnya. [Red/Roy]