NEWS

Nuraeni Dijodohkan dengan Nur Agis di Pilkada Kota Serang 2024

PATRON.ID – SERANG | Ketua DPC Partai Demokrat Kota Serang Nur’aeni bakal dijodohkan dengan Anggota DPRD Kota Serang Fraksi Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Kota Serang Nur Agis Aulia pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kota Serang tahun 2024.

Bahkan, bila wacana perjodohan Nur’aeni dengan Nur Agis Aulia ini terealisasi, beredar tagline Kota Serang Bersinar.

Sekretaris Partai Demokrat Kota Serang, Abdul Jalla, mengatakan dua Nur bersanding sebuah terobosan karena dua sosok ini mewakili dia segmen kelompok masyarakat. Nur Agis Aulia banyak digandrungi oleh komunitas kaum milenial dan juga para ekonomi kreatif usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Sedangkan, Nur’aeni seorang politisi yang sarat jam terbang, baik di Kota Serang, Provinsi Banten, maupun di pemerintah pusat. Dengan pertimbangan tersebut sudah banyak basis tentunya, dan mungkin jika dua Nur disandingkan bisa berbagi pengelolaan konstituen.

Nur’aeni lebih banyak dikenal di kalangan tokoh-tokoh, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun tokoh perempuan.

“Ini yang patut coba dan dipikirkan dan lebih jauh. Kalau dua sosok ini bisa menggawangi Kota Serang 5 tahun yang akan datang, saya pikir Bu Nuraeni memiliki akses yang luas baik untuk provinsi maupun di pusat,” ujar Abdul Jalla, kepada wartawan, Selasa 18 Juni 2024.

Ia menjelaskan akses luas yang dimaksud adalah Nur’aeni memiliki jejaring komunikasi sumber daya, baik di Provinsi Banten maupun dengan pemerintah pusat. Akses sumber daya yang ada di luar Kota Serang untuk lebih memajukan pembangunan di Kota Serang.

“Kalau pimpinan Kota Serang itu memiliki akses yang bagus dengan pemerintah Provinsi Banten maupun juga pusat. Akses ini penting, karena pimpinan kepala daerah itu salah satu pra syarat untuk bisa memajukan daerahnya itu memiliki akses, baik itu sumber daya finansial, maupun sumber daya yang lainnya,” jelasnya.

Tak dipungkiri bahwa jika hanya mengandalkan APBD Kota Serang tidak cukup untuk memenuhi segala kebutuhan di Kota Serang.

“Maka perlu disiapkan calon kepala daerah yang memang memiliki akses yang luasa, serta sumber daya yang ada terutama di pemerintah pusat maupun di Provinsi Banten,” tutur Abdul.

Abdul Jalla menilai Nur Agis Aulia adalah sosok politisi muda di DPRD Kota Serang yang hampir dua periode duduk di parlemen, namun konektivitas dengan beberapa jejaring di pusat juga itu cukup luas hubungannya.

Buktinya Nur Agis Aulia mampu mengembangkan beberapa terobosan baru, soal bagaimana pengelolaan sampah yang berbasis digital, maupun juga UMKM yang di beberapa tempat yang selama ini bertahan dan berjalan dengan baik.

“Saya pikir penting untuk masyarakat Kota Serang. Ini juga perlu ada motor-motor penggerak dari kepala daerahnya, atau wakil kepala daerahnya yang memiliki contoh atau untuk mengembangkan usaha-usaha kecil dan menengahnya, sehingga nanti masyarakat Kota Serang juga itu bagi yang bekerja hanya mengandalkan pegawai negeri atau ke industri, tapi dengan ekonomi kreatif mengembangkan UMKM potensi yang ada itu bisa didorong oleh pimpinan daerahnya,” jelasnya.

Menurut dia, jika Nur’aeni dan Nur Agis Aulia bersanding maka secara persyaratan sudah melebihi batas minimal untuk mengusung pencalonan Walikota dan Wakil Walikota, karena Partai Demokrat mengantongi 6 kursi, begitu pula PKS 6 kursi, sehingga bila berkoalisi menjadi 12 kursi.

Tak hanya itu, lanjut dia, PKS memiliki basis dan kader yang cukup militan dan itu tidak diragukan lagi.

Sementara Demokrat juga Kota Serang saat ini juga di beberapa dapil Cipocok, kemudian di Taktakan ini di pileg kemarin menjadi gambaran menjuarai di tingkat pertama dua dapil tersebut.

“Saya pikir menjadi modal baik untuk Demokrat maupun PKS. Demokrat dan PKS ini sama-sama bisa bergandengan tangan untuk menatap Kota Serang yang lebih baik dan bersinar,” katanya.

Abdul Jalla menerangkan, rencana perjodohan dua Nur ini masih sebatas penjajakan kedua partai politik.

“Belum ada yang mengunci satu dengan yang lain, termasuk gagasan atau pemikiran 2 Nur ini bisa bersanding. Belum pada tahap mengunci tapi masih tahap penjajakan. Kita menghitung kemungkinan-kemungkinan peluang, dan tantangannya kalau dua kader terbaik di Demokrat, dan juga PKS bisa bergandengan tangan. Bagaimana peluang untuk bisa menjadi Walikota dan Wakil Walikota, jadi belum masuk ke soal kapan ada deklarasi yang mengerucut ke sana,” tutupnya.(Red)

Related posts

Pastiakan Soliditas Pengurus PC GP Ansor Kota Serang Gelar Rakoorcab Bertajuk Satu Barisan, Satu Komando, Riang Gembira

redaktur

Budi Rustandi Siapkan Jargon ‘Kota Serang Maju’

redaktur

KPU Kabupaten Serang Gelar Bimtek Penanganan Pelanggaran Pilkada 2024

redaktur

Leave a Comment