MBA, Korban Penganiayaan Minta Kepastian Hukum Polsek Taktakan Serang

patron.id – Serang, Korban penganiayaan sesalkan penanganan Polsek taktakan yang lamban tangani persoalan penganiayaan, yang sudah masuk sejak (23/06/2019) bulan Lalu.

Hal tersebut diungkapkan, MBA Nama inisial Warga Kampung Cilowong, Rukum Warga (RW) 13, Rukun Tetangga (RT) 07 yang merasa dirugikan oleh inisial S, pasalnya dirinya dipukuli tanpa ada kejelasan hukum meskipun sudah dilakukan Proses Berita Acara Perkara (BAP)

“BAP Uis tapi durung ana kejelasan sampe siki sing pihak kepolisian Taktakan, (BAP sudah tapi tidak ada tindak lanjut dan kejelasan dari Polsek Taktakan-red),” Ungkapnya saat ditemui awak media, di Kota Serang, pada Rabu, (07/08/2019).

“Kepastian hukum ini harus ditegakkan karena Negara Kita Negara hukum bukan Negara premanisme, yang bisa seenaknya aja orang lakukan,”lanjutnya

Baca Juga :  PKC PMII dan DPD GMNI Banten

MBA memaparkan lebih lanjut saat ini dirinya sudah merasa kondisinya membaik, luka memar di Wajahnya sudah mulai kering, Namun ia kerap merasakan sakit Kepala yang keras, akibat pemukulan yang menimpa dirinya pada 3 bulan lalu, lebih tepatnya pada (22/08/2019).

“Lara endas Iki sing masih tak rasa Aken sering muncul (Rasa Sakit kepala kerap dirasakannya-red),”Pungkasnya

Untuk diketahui MBA Kegiatan kesehariannya hanya bertani, dan merasa pesimis akan kepastian hukum Karena ia sudah menanti selama 3 Bulan, Namun tak kunjung mendapatkan kepastian hukum atas laporannya.[Red/Bahri]

Share Berita ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •