LKNU Banten dorong Pemerintah terbitkan Perda tentang TBC

patron.id – Serang, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Provinsi Banten ingin adanya peraturan daerah (Perda) tentang Pencegahan dan Pengendalian Tuberculosis atau penyakit TBC di setiap Kota/Kabupaten.

Hal itu disampaikan Koordinator Region V Banten Mohammad Kholid dalam acara pertemuan FGD review kebijakan tentang TBC di RM Umah Kaujon, Kota Serang, Jum’at (14/6/2019).

“Kita ingin ada Perda tentang TBC, agar menjadi pedoman LKNU untuk terus bergerak,” kata Kholid dihadapan peserta acara.

Banten, lanjut dia, masuk intervensi di 7 Kota/Kabupaten untuk menggalakkan eliminasi TBC di Tahun 2025. Lebih cepat dari program nasional yang ditargetkan pada 2030 mendatang.

“Minus Pandeglang, harapannya Perda nanti sudah bisa mengikat, meski nanti Global Fund sudah tidak suport lagi,” lanjutnya.

“Kalaupun instruksi Gubernur tentang TBC sudah ada, kita tetap akan mendorong adanya Perda,” sambung Kholid.

Sementara itu, lewat Reni Stefhanie, Dinas Kesehatan Kota Serang menuturkan program 2025 mengeleminasi TBC di Banten saat ini banyak kekurangan sumberdaya manusia (SDM) dalam mengawal penderita penyakit tersebut.

“SDM memang sering keluar masuk, terutama pemegang laboratorium. kita meminta kepada kader di lapangan agar jangan bosan mengarahkan lagi datang ke puskesmas,” imbau dia.

“Meski di Puskesmas tidak ada laboratoriumnya, tapi itu bukan menjadi alasan untuk tidak bergerak,” kata Reni menyemangati.

Untuk memaksimalkan program eleminasi TBC, Kemenkes RI akan mewajibkan sistem online untuk mendata Pasien penderita TBC.

“Pada 2020 sudah diwajibkan sistem online. Nanti nama pasien yang di daftarkan tidak ada nama ganda,” ujarnya.

Untuk diketahui, acara tersebut dihadiri sejumlah kader TBC, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Serang, Mahasiswa, pegiat kesehatan dan insan media.[Red/Vredo]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *