Ketua Baznas Kota Serang, Habibie : Baznas Bukan Lembaga Ekonomi

patron.id – Serang, Situasi ekonomi masyarakat belakangan ini sedang carut marut sejak Covid-19 atau korona melanda. Terlebih perekonomian masyarakat menengah ke bawah sangat berdampak. Meski demikian, penyaluran zakat harus tetap berjalan. Sebab zakat dikelola bukan untuk mencari untung rugi.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Serang Habibie Asyafah pada saat melakukan audiensi dengan Walikota Serang, di ruang kerja Walikota Serang, Kawasan Kota Serang Baru, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok, Kota Serang, pada Rabu (1/7/2020).

Suasana Saat Audiensi Berlangsung

“Zakat itu bukan lembaga ekonomi. Kalau pun ada mahasiswa mengadakan penelitian menanyakan berbagai teori ekonomi islam juga tidak akan nyambung,” kata Habibie kepada jurnalis patron.id usai melakukan audiensi dengan Walikota Serang

Baca Juga:  Dapil 1 DPRD Kabupaten Serang Lakukan Reses di Ciruas

Ia menjelaskan bahwa pihaknya hanya bertugas melakukan pengumpulan zakat dari umat islam, kemudian dikelola dan menyalurkan kepada yang berhak yaitu fakir miskin.

“Karena tugas kami hanya menghimpun kewajiban zakat dari umat islam, mengelola kemudian membagikan, selesai kan. Jadi tidak ada faktor ekonomi,” terangnya.

Justru Habibie menegaskan bahwa lembaga pengelola zakat (Baznas) hampir sama dengan lembaga nirlaba, yang bertujuan tidak mencari keuntungan komersial atau laba.

“Kalau istilah nirlaba itu sudah sangat benar. Tidak ada kita berbicara masalah keuntungan, yang pasti mendapat kerugian,” tegasnya. [Red/Roy]

Bagikan: