Kebanggaan Seorang Asep Hudori sebagai Alumni Ponpes Al-Farhan

patron.id – Al-Farhan adalah Pondok Pesantren yang memadukan konsep salafi juga modern. Ponpes Al-Farhan berdiri sejak tahun 2002 oleh seorang tokoh muda asal Cipanas bernama K.H. Holil Abdul Kholik. Lokasi Ponpes Al-Farhan yaitu di Jalan Raya Rangkasbitung – Bogor KM.34, Kampung Babakan Pedes, Desa Sipayung, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak – Banten, Minggu, (23/6/2019).

Ponpes Al-Farhan memiliki karakter seperti institusi, yang berupaya memadukan antara pondok pesantren salafi dengan modern, pendidikan pesantren dengan sekolah, pembinaan keilmuan, ibadah, akhlak serta keterampilan.

Berbagai macam kajian juga diterapkan disana seperti kajian nahwu sorof, kitab kuning, jurumiah dan banyak lagi lainnya dengan sistem sorogan (Red: Berhadapan langsung antara murid dengan guru).

Asep hudori, alumni Ponpes Al-Farhan yang kini aktif di MUI kota Serang sebagai anggota Komisi Antar Umat Beragama Kota Serang bidang Kerukunan, sekaligus Staf Kesejakteraan Rakyat Kota Serang, memaparkan lebih jauh terkait konsep belajar mengajar di Ponpes Al-Farhan.

“Dalam konteks salafi ada kajian sorogan kitab dari awamil sampai al-fiah, jadi kelas satu awamil, kelas dua jurumiah kelas tiga mu’rob, kelas empat sampai lima ya’kulu, kelas enam juga seterusnya. Adapun dikatakan modern juga karena intinya dari bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris. Jadi santri itu diwajibkan berbahasa Arab dan bahasa Inggris,” papar Asep yang juga menjabat di Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Serang.

Kini Ponpes Al-Farhan telah mendapat banyak perhatian dari masyarakat setempat  khususnya di Kabupaten Lebak, dengan mempercayakan pendidikan putra-puterinya untuk meramba ilmu di Ponpes tersebut.

Banyak prestasi – prestasi Ponpes Al-Farhan yang telah dicapai, seperti 4 kali menjadi wakil Kwarda Lebak di Jambore Nasional (JAMNAS) Cibubur dan Jatinangor, kemudian pada tahun 2007 salah seorang santri Al-Farhan juga pernah mewakili Indonesia pada Jambore Dunia (JAMDUN) yang dilaksanakan di London-Inggris. Tidak hanya sampai disitu, masih pada tahun yang sama, 16 santri Al-Farhan menyebat juara 1 tingkat Kabupaten, juga mewakili Kabupaten Lebak pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten pada lima cabang yang berbeda.

Di akhir kesempatan, Asep sebagai alumni Ponpes Al-Farhan pernah menjadi salah satu santri yang pernah menggagas dan sukses di bidang Kaligrafi dan sudah dua kali juara di tingkat Kampus se-Banten juga se-Jabodetabek, mengungkapkan harapannya kepada jurnalis patron.id untuk Ponpes Al-Farhan. Ia berharap Ponpes Al-farhan mampu mempertahan prestasi dan melahirkan generasi yang lebih baik.

“Semoga Al-Farhan bisa lebih maju, mampu mempertahankan prestasi yang telah didapat. Juga harapan saya untuk alumni tetap menjaga silaturahmi ke Pondok, mengambil keberkahan tidak melupakan Pondok, tetap mensyiarkan Al-Farhan,” harapnya.

Selain itu, Asep juga mengajak untuk masyarakat luas agar bisa ikut bergabung di Ponpes Al-Farhan.

“Saya juga tentunya mengajak masyarakat luas mari bergabung bersama kami di Pondok Pesantren untuk anak-anak kita khususnya di Al-Farhan karena di Al-Farhan berbasis NU dan memegang teguh ajaran-ajaran ahlusunnah Wal Jama’ah,” pungkasnya. [Red / Mulhat]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *