Himbauan Bupati Pandeglang; Masyarakat Diminta untuk Evakuasi

patron.idPandeglang, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan peringatan dini tsunami pasca gempa Banten dinyatakan berakhir. Peringatan tsunami sebelumnya diterbitkan setelah terjadi gempa dengan magnitudo 7,4 skala richter yang terjadi pukul 19.03 WIB.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, gempa yang mengguncang tersebut lantas membuat panik masyarakat di berbagai Kecamatan di Pandeglang. Masyarakat panik karena bunyi sirine di Kecamatan Sumur. Ia menghimbau kepada masyarakat untuk evakuasi meskipun sudah dinyatakan aman.

“Pertama yang sangat panik di Kecamtan Sumur, karena ada bunyi sirine. Saya sampaikan kepada masyarakat evakuasi sudah aman, dan sebagian. Di Panimbang juga aman, dan saya sampaikan juga ke BNPB untuk siaga. Saya siapkan maping untuk persiapan dengan BMKG,” katanya saat dimintai keterangan, Jum’at malam (02/08/2019)

Ia menambahkan, terdapat 22 rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan 7,4 skala richter tersebut.

“Bagian tengah ada rumah-rumah runtuh ada 22 rumah tapi kami belum sampaikan secara kongkrit. Karena kami belum menghimpun, esok hari bisa kami sampaikan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Irna mengatakan saat ini di berbagai wilayah kendaraan yang tersedia sudah disiagakan dan Ia juga telah menyampaikan kepada pemerintah tingkat Kecamatan bersama Muspika untuk siap siaga.

“Mobil2 yang tersedia di berbagai wilayah sudah disiagakan, saya sampaikan kepada camat-camat bersama Muspika untuk standby. Adapun di Sumur blm pada turun, disiapkan untuk pulang ba’da subuh,” pungkasnya. [Red/Baihaki]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *