GenBI Banten Wadah Bagi Generasi Muda Berkualitas

patron.id – komunitas, Masa depan bangsa Indonesia sangatlah ditentukan oleh para generasi muda. Kaum muda Indonesia adalah masa depan bangsa ini. Setiap pemuda, baik yang masih berstatus pelajar, mahasiswa ataupun yang sudah menyelesaikan pendidikannya merupakan faktor-faktor penting yang sangat diandalkan oleh bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bangsa dan juga mempertahankan kedaulatan Bangsa.

Dalam upaya mewujudkan cita-cita dan mempertahankan kedaulatan bangsa Indonesia tentu akan menghadapi banyak permasalahan, hambatan, rintangan dan bahkan ancaman yang harus dihadapi. Masalah-masalah yang harus dihadapi itu beraneka ragam. Menyadari pentingnya kedudukan dan peranan pemuda, lahirlah sebuah komunitas mahasiswa yang diberi nama Generasi Baru Indonesia atau disingkat GenBI.

“GenBI adalah wadah bagi para mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia, serta garda terdepan dalam penyampaian informasi tentang Bank Indonesia dalam rangka menciptakan generasi muda yang berkualitas, terutama di bidang keuangan,” kata Deni Legawa, selaku Ketua GenBI wilayah Banten.

Keberadaan GenBI sejak 2011 cukup berperan dan kini tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Banten. Di wilayah Banten, GenBI sudah memiliki tiga angkatan sejak 2015 dibentuk dan telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa sebanyak 100 orang yang berhasil lolos seleksi di perguruan tinggi negeri. “Sejauh ini baru dua perguruan tinggi negeri yang direkomdasikan oleh BI untuk penerima beasiswa, yaitu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Unitrta) dan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten,” ungkap Deni, yang mengaku salah satu penerima beasiswa BI.

Kebutuhan Bank Indonesia akan generasi muda yang berkualitas tidaklah cukup hanya berfokus pada satu bidang saja. Deni mengatakan Bank Indonesia selaku penyelenggara beasiswa, membuka beasiswa untuk beberapa jurusan. “Ada prioritas jurusan yang dibidik Bank Indonesia selain jurusan ekonomi, yakni jurusan kesehatan, lingkungan hidup dan pendidikan,” katanya.

Baca Juga :  Kagok Hanyier, Pelopor Eksistensi Layangan Di Kota Serang

Selain itu, lanjut Deni, GenBI dan BI juga tidak ingin sembarang meloloskan para calon penerima beasiswa. Tentu syarat dan ketentuan berlaku yang dilakukan oleh komunitas GenBI Banten serta penilaian dari Bank Indonesia. “Informasi beasiswa BI memang tidak setiap tahun dibuka, sekali dibuka tentu akan kami (GenBI) sebar informasinya secara terbuka kepada masyarakat, lewat media sosial misalnya,” terangnya.

Dalam kesehariannya, GenBI wilayah Banten yang merupakan salah satu komunitas binaan Bank Indonesia tidak diam diri setelah menerima beasiswa. Ada beberapa kegiatan GenBI wilayah Banten yang mengacu pada segmentasi program BI, diantaranya program santri masuk perguruan tinggi, program aksi donor darah, program lingkungan hidup berupa pemberian alat pengelolah air bersih, dan program Banten Creative festival (BCF).

“Saat ini kami sedang melakukan penelitian di sekolah-sekolah yang memiliki usaha kesehatan sekolah (UKS) untuk mengadakan perlombaan, tujuannya agar UKS tersebut memenuhi standar menurut kebijakan Dinas Kesehatan Provinsi Banten. Karena ada beberapa UKS yang tidak memenuhi standar aturan sehingga tidak tersentuh oleh dinas terkait,”tutur Deni.

Untuk temen-temen yang belum tergabung di Komunitas GenBI wilayah Banten, bisa mengakses media sosial GenBI Banten. Selain itu bisa mengunjungi BI corner yang telah tersedia di kampus-kampus tertentu. Diantaranya Universitas Mathla’ul Anwar (Unma) Pandeglang, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) La Tansa Mashiro Lebak, Universitas Serang Raya (Unsera) dan Universitas Bina Bangsa (Uniba). “Kami membuka komunikasi selebar-lebarnya melalui BI corner, terbuka untuk diskusi, dan bisa cek atau tanya-tanya lewat media sosial terkait isu-isu yang berkaitan dengan Bank Indonesia, beasiswa, maupun seputar keuangan,” ujar Deni, mengakhiri obrolannya. [Red/II]

 

Share Berita ini :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •