NEWS

Empat Selebgram Cantik di Banten Diciduk Terkait Promosi Judi Online

PATRON.ID – SERANG | Sebanyak empat selebriti instagram atau selebgram di Banten berhasil diciduk Polda Banten terkait kasus endorsement atau promosi halaman website judi online.

Influencer tersebut berinisial PWM alias @sipuuts, TOR alias @oct.octa, BRAS alias @restybungaa, dan ZC dengan alias @zhrraachh. Dan satu laki-laki berinisial EAS alias @kemal_arisaputraa27.

“Mereka berdomisi di Cilegon, Serang, dan Tangerang,” kata Kabid Ditreskrimsus Siber Polda Banten, Kombes Pol Langgak Putera saat konferensi pers, di Gedung Humas Polda Banten, Kota Serang, Senin 24 Juni 2024.

Dia mengatakan para pelaku memanfaatkan akun instagram untuk mempromosikan situs judi online dengan mencantumkan tautan situs tersebut pada biografi akun mereka serta melalui berbagai postingan.

Keempat perempuan itu berperan sebagai selebgram yang diendorsement, sementara satu laki-laki sebagai endorsement sekaligus perekrut atau pencari selebgram.

Terdapat 21 website judi online yang mereka promosikan yaitu 86bro, zaraplay, wakanda33, indosultan88, uber77, rumahkoin, batavia99, oasis99, wawaslot, panen138, dragslot, sinar86, laba, byo88, zigzagslot,  adam77, huskyslot, gcr77, seven77, mechaslot, dan zeonslot.

“Walaupun situsnya berbeda mereka diwajibkan posting lewat story pada siang dan sore/ malam per hari. Karena mungkin pada saat itu banyak orang yang sedang pegang HP,” ujar Langgak.

Polda Banten menyita lima akun instagram dan lima buah handphone dengan berbagai merk milik para tersangka.

Dia mengungkapkan sistem kerja yang mereka terapkan berdasarkan standar operasional prosedur (SOP), yakni mempromosikan judi online dua kali dalam sehari.

Mereka mampu meraup keuntungan hasil dari mempromosikan judi online mulai dari kisaran Rp 5 juta sampai Rp 41 juta.

“Untuk yang paling banyak itu fee sudah diterima sebesar Rp 41 juta dan yang paling lama melakukan kegiatan ini yaitu dua tahun,” katanya.

Sementara, Kabid Humas Polda Banten, Didik Heriyanto, mengatakan para tersangka dikenakan Pasal 45 Ayat 3 Jo Pasal 27 Ayat 2 UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. UU No.1 tahun 2024 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Dan hukuman paling lama 10 tahun penjara,” ucapnya.

Dari kasus tersebut, Polda Banten juga berhasil memblokir situs judi online sebanyak 578 website sejak bulan Mei 2024. Hal ini dilakukan agar kasus judi online tidak meluas di kalangan masyarakat Banten.

“Semuanya kita lakukan patroli di facebook, twitter, dan instagram. Termasuk juga kita menerima laporan-laporan dari masyarakat baik itu secara langsung maupun secara online,” katanya.

Saat ini Polda Banten belum bisa memblokir server judi online lantaran website tersebut berada di luar Indonesia atau didaftarkan di luar negeri.

Meski demikian, Polda Banten meyakini bahwa belum ada hosting yang terdaftar untuk judi online di Indonesia.(Red/Roy)

Related posts

Bacalon Bupati Serang Andika Hazrumy Janjikan Lapangan Pekerjaan Tanpa Harus Bayar

redaktur

Learning Camp Pintu Gerbang Menuju Kampus Idaman

redaktur

Imbas Rumah Warga Tertimpa Truk Molen, Pemprov Banten Diminta Buat Pembatas Jalan

redaktur

Leave a Comment