Dermaga Pulau Tunda Ambruk, Warga Minta Dishub Banten Diperbaiki

PATRON.ID – SERANG | Masyarakat Pulau Tunda, Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang meminta Pemerintah Provinsi Banten, dalam hal ini Dinas Perhuhungan, untuk memperbaiki dermaga pelabuhan yang ambruk.

Pasalnya, dermaga yang sering digunakan kapal bagi para wisatawan dan pemancing itu ambruk lantaran rapuh akibat usianya sudah tua. Peristiwa itu terjadi pada Minggu kemarin.

Kepala Desa Pulau Tunda, Hasim mengatakan dermaga pelabuhan tersebut ambruk lantaran sudah tidak layak digunakan dan sudah harus untuk diperbaiki, sejak awal dibangun oleh Dishub Provinsi Banten.

Pihaknya pun sempat mencoba untuk mengatasi persoalan ini dengan mengajukan kepada Dishub Banten selaku yang mempunyai kewenangan atas perbaikan dermaga tersebut. Tetapi tanggapan Dishub Banten harus diajukan ke Pemkab Serang dengan dalih tidak ada kejelasan yang begitu akurat.

“Jika berbicara tugas fungsi dan kewenangan atas dermaga itu kewenangan Dishub Provinsi Banten, kok malah diserahkan ke Pemkab yang tidak ada serah terima secara formal,” ujar Hasim, melalui keterangan tertulis, Senin (31/5/2021).

Diketahui, dermaga pelabuhan Pulau Tunda terakhir direnovasi sekitar tahun 2012-2013, dengan cara dibeton.

Sementara, salah seorang warga Pulau Tunda, Saipul Aman beranggapan bahwa Dishub Banten dinilai ceroboh dan tidak bertanggungjawab atas kewenangannya.

Menurutnya, dengan kondisi dermaga saat ini sangat meresahkan masyarakat akan terjadinya hal-hal yang tidak diingikan. Sebab keberadaan dermaga digunakan untuk transportasi kapal laut dalam menaikan maupun menurunkan penumpang.

“Bahkan tamu wisatawan yang berkunjung untuk turun dan naik di dermaga itu,” ungkap dia.

Ia mengaku merasa tidak nyaman atas rusaknya jembatan tersebut. Terlebih ketika masyarakat hendak berpergian dengan kapal yang bersandar di demaga yang sedang rusak.

“Makanya kami minta pemerintah yang memiliki kewenangan, baik itu Dishub Provinsi Banten atau Pemkab Serang harus segera mengatasi dan menanggapi persoalan ini,” tandasnya. [Red/Roy]