Dampak Wabah Covid-19

Oleh Siwi Purwanti

Beberapa waktu terakhir ini marak sekali berita terkait wabah penyakit yang ditayangkan hampir setiap hari di berbagai media televisi nasional, media sosial dan lain sebagainya.

Bahkan peristiwa ini hampir terjadi di seluruh belahan dunia termasuk negara kita Indonesia.

Dimana segala aktifitas sehari-hari dibatasi untuk menghindari penyebaran  pandemik virus corona disease atau yang biasa disebut covid-19, hal itu berlaku bagi semua kalangan, baik pekerja, pelajar dan kalangan lainnya.

Dampak pandemik bagi kalangan pelajar adalah mereka harus belajar di rumah berbasis online, baik pendidikan formal maupun informal sebutlah salah satunya yaitu Pondok Pesantren Daarul Falah II yang terletak di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, santriwan dan santriwati yang berasal dari berbagai daerah, terpaksa harus dipulangkan.

Tepat pada tanggal 31 Maret Tepat lalu  semua santriwan dan santriwati kembali ke kediamannya masing-masing adapun untuk memenuhi kegiatan belajar mengajar, para santri dan dewan guru  menggunakan basis online, dimana seluruh tugas serta hafalan diunggah melalui video.

Selain pelajar, ada banyak juga perantau yang merasakan dampak covid-19 ini, dimana Pemerintah melarang masyarakat untuk mudik, di beberapa titik kota beberapa pemudik diminta untuk putar balik ke daerah asal mudik dikarenakan khawatir pemudik membawa virus dan menyebar dengan cepat.

Baca Juga:  Pilkada dan Bayang Corona

Meskipun demikian ada saja beberapa pemudik yang berhasil lolos dan sampai ke daerah tujuan dengan memilih jalur alternatif hingga akhirnya pemerintah menetapkan tanggal 8 Mei mendatang akan ada hukuman dan sanksi yaitu denda 100 juta bagi yang memaksakan diri untuk mudik.

Covid-19 ini tidak hanya berdampak negative, namun tanpa kita sadari juga berdampak positive diantaranya yaitu seseorang bisa melakukan aktivitas bersama keluarga, maka dari itu, masyarakat harus mentaati peraturan demi kesehatan keluarga tercinta kita semua.

Seraya memanjatkan do’a penulis berharap kita mampu bersatu padu saling menjaga, dan mentaati anjuran pemerintah dalam menghadapi pandemik ini sehingga kita semua segera bisa melaksanakan kegiatan dengan normal.

Bagaimana tanggapan anda kerabat patron.id yang budimana??

Penulis merupakan Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, Program Studi Tarbiyah dan Keguruan Fakultas Pendidikan Agama Islam, semester dua (ll). Aktif di Organisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (HMJ PAI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariyat Tarbiyah.

Bagikan:

2 Replies to “Dampak Wabah Covid-19”

  1. Ping-balik: PATRON.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *