Besok, Pemkot Serang Akan Simulasi Sekolah Tatap Muka

patron.id – Serang, Besok, Jumat (14/8/2020), Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Serang akan melakukan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah tingkat SD dan SMP, dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai bentuk pencegahan Covid-19.

Kepastian ini disampaikan langsung oleh Walikota Serang Syafrudin usai melakukan rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) di Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Serang, Pada Kamis (13/8/2020).

“Simulasinya besok, dari simulasi ini akan disebar kepada masing-masing sekolah. Akan tetapi harus memperketat protokol kesehatan,” kata Syafrudin kepada awak media.

Dari simulasi serta sosialisasi tersebut, dikatakan Syafrudin, Pemkot Serang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah pada 18 Agustus mendatang.

“Kami mohon doanya mudah-mudahan setelah masuk tatap muka ini bisa memutus mata rantai Covid-19, jadi tidak menyerang lagi anak sekolah,” harap dia.

Pemkot Serang melalui Dinas Pendidikan Kebudayaan akan melakukan pengawasan dalam menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah bagi SD dan SMP.

“Pengawasannya itu kan nanti teknis kepala dinas, akan tetapi memang pengawasannya dalam waktu satu minggu itu akan kita lihat baik dari gurunya maupun muridnya, jikanada yang panas, segera akan kita bawa ke rumah sakit atau dikontrol,” jelas Syafrudin.

Saat ini Kota Serang masuk dalam zona kuning, dan berdasarkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, zona kuning diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah untuk tingkat PAUD, SD dan SMP.

Baca Juga:  ME Santuni Rumah Pintar Yatim Duafa GAMSUT

Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Kota Serang Wasis Dewanto menjelaskan, penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah bagi SD dan SMP dilakukan bergantian persatu jam perkelompok dengan jumlah maksimal 18 siswa.

“Kita pakai sift, maksimal 18 siswa, kemudian pergantian itu satu jam sift-nya. Jadi anak-anak pulang dulu, dengan durasi satu jam pergantian antar kelompok itu mudah-mudahan kelompok pertama dengan kelompok kedua tidak akan bertemu di sekolah. Mudah-mudahan sudah sepi, baru kelompok dua masuk ke sekolah sehingga bersifat kemana mereka bisa dicegah,” terang dia.

Penerapan pembelajaran tatap muka di sekolah ini perlu didukung oleh orangtua murid agar penerapan protokol kesehatan tidak hanya dilakukan di sekolah saja sehingga penyebaran Covid-19 bisa dicegah sejak di rumah sebelum berangkat sekolah.

“Nah makanya peran orangtua juga penting. Artinya persoalan ini tidak hanya persoalan kita saja, tetapi persoalan semua, mohon dukungan semua untuk mengedukasi juga masyarakat,” ungkap dia.

Jika sistem pembelajaran tatap muka di sekolah menimbulkan pro kontrak bagi orangtua murid, dikatakan Wasis, maka murid bisa kembali melakukan belajar di rumah lewat dalam jaringan (daring).

“Kalau persetujuan orangtua murid setuju, maka tatap muka akan berlangsung buat anak-anaknya. Kalau orangtua murid tidak setuju juga boleh, tetap kita akan terapkan belajar dari rumah,” tandasnya. [Red/Roy]

Bagikan:

One Reply to “Besok, Pemkot Serang Akan Simulasi Sekolah Tatap Muka”

Comments are closed.