Bangun Jalan Poros, Walikota Syafrudin: Warga Kubang Jangan Cuma Nonton

PATRON.ID – SERANG | Walikota Serang Syafrudin meminta kepada warga kampung Kubang, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Provinsi Banten, agar tidak sekedar menjadi penonton selama proses pembangunan jalan sepanjang 700 meter dan lebar 3 meter, di lingkungan tersebut.

Pernyataan ini disampaikan Syafrudin usai membuka acara proses pengerjaan Jalan Asnawi bin Atim, di Kampung Kubang, yang diselenggarakan oleh Kodim 0602 Serang, dalam program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) tahun anggaran 2021, Rabu (3/3/2021).

“Kami mohon juga dalam pengerjaan jalan ini masyarakat jangan cuma nonton, masyarakat juga harus ikut ambil bagian untuk membangun jalan ini,” kata Syafrudin, didampingi Dandim 0602 Serang Kolonel Inf Soehardono, dan Kepala PUPR Kota Serang M. Ridwan.

Syafrudin juga meminta agar masyarakat
setempat bisa menjaga serta memelihara jalan poros yang menghubungkan antara Kelurahan Cilowong dengan Kelurahan Cibendung itu. Upaya ini diharapkan agar jalan tersebut tidak mudah rusak.

“Setelah dibangun tolong dipelihara, dijaga. Jangan sampai ada mobil yang kapasitasnya lebih besar masuk ke jalan ini sehingga akan menimbulkan kerusakan-kerusakan,” ucapnya.

Menurut Syafrudin, jalan lintas itu belum pernah dibangun sejak Kota Serang berdiri. Sehingga pihaknya memprioritaskan pembangunan jalan di lingkungan tersebut.

Saat ini, Pemkot Serang telah memprioritaskan empat lokasi jalan poros yang akan dibangun untuk tahun anggaran 2021. Tahun sebelumnya, Pemkot Serang bersama Kodim 0602 Serang telah menyelesaikan jalan lintas di tiga titik di Kecamatan Taktakan dalam program yang sama.

“Ada empat lokasi untuk tahun ini, alhamdulillah bertambah. Kalau tidak salah tahun kemarin tiga lokasi. Insya Allah kami percayakan ini kepada TNI untuk menjalankan tugas sebagai program Karya Bhakti,” ungkapnya.

Dia berharap partiasiasi masyarakat bisa mendorong pembangunan jalan ini. Sehingga apabila jalan poros itu rampung dikerjakan dan sudah bisa dilalui, maka masyarakat setempat yang akan merasakan manfaatnya.

“Kepetingannya untuk masyarakat setempat, itu yang pertama yang merasakan hasilnya, bukan walikota atau TNI. Karena untuk mempercancar transportasi masyarakat, manfaatnya banyak,” katanya.

Sementara, Dandim 0602 Serang Kolonel Inf Soehardono mengatakan, program Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) tahun 2021 ini dibantu oleh Pemerintah Kota Serang yang sudah berjalan sejak tahun 2020 kemarin, dan dilanjutkan di tahun 2021 ini sampai seterusnya.

“Kegiatan ini merupakan sinergitas antara TNI dengan pemerintah daerah, sesuai kebutuhan dari masyarakat yang melaporkan kepada walikota dan kami mendukung kegiatannya maka kita kerjasamakan,” jelasnya.

Dia menargetkan proses pengerjaan jalan penghubung itu maksimal selama 20 hari. Namun pihaknya tidak menyebutkan secara detail berapa total keseluruhan anggaran yang dibutuhkan untuk mengerjakan jalan tersebut.

“Kalau untuk biaya bahan materialnya dari pemerintah daerah (Dinas PU -red),” ungkapnya. [Red/Roy]