NEWS

Ajak Warga Jauhi Judi Online, Lurah Taman Baru: Supaya Hidup Kita Berkah

PATRON.ID – SERANG | Lurah Taman Baru, Arifudin mengajak masyarakat yang ada di Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten, agar menjauhi aktifitas permainan judi online. Sebab, dampak negatif dari judi online sangat membahayakan masyarakat.

Hal ini menindaklanjuti surat edaran Pj. Walikota Serang terkait pemberantasan judi online di wilayah Pemerintahan Kota Serang yang disampaikan kepada kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga jajaran aparatur sipil negara (ASN), pada 1 Juli 2024 kemarin.

“Ini untuk mengingatkan kita semua selaku ASN di Pemerintahan Kota Serang bahwa kita jangan sampai terjerumus oleh judi online, karena ini sudah menjadi isu besar dari kalangan masyarakat kecil sampai menengah ke atas,” kata Arifudin usai ditemui patron.id di ruang kerjanya, Selasa 9 Juli 2024.

Ia menyarankan apabila ada ASN di Kelurahan Taman Baru terlibat bermain judi online sebaiknya segera dihentikan.

Sebab, dampak dari judol (judi online) itu sangat luar biasa. Bukan hanya dari segi ekonomi, namun dari segi psikis sampai keluarga pasti akan berdampak.

“Dampaknya juga bukan spontan tetapi akan memakan waktu yang lama, apalagi terkait ekonomi,” katanya.

Arifudin juga menghimbau kepada warganya di Kelurahan Taman Baru agar jangan sampai terlibat judi online.

Apabila ada anggota keluarga atau sanak family terlibat judi online, sebaiknya diingatkan bahwa permainan judi online itu akan dampak buruk bagi mereka.

“Sekali lagi saya mengajak, yuk kita jauhi yang namanya judi online agar hidup kita jadi berkah dan dijauhkan dari segala kepusingan hidup terkait judi online,” ucap dia.

Ia juga menanggapi terkait point 4 di surat edaran tersebut. Sebagaimana Pj. Walikota Serang mengintruksikan kepada lurah agar mengajak tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk mensosialisasikan gerakan berantas judi online dan konvensional di wilayah masing-masing.

Arifudin mengaku selama ini baru menghimbau kepada masyarakat Kelurahan Taman Baru melalui grup-grup whattsapp RT/RW terkait bahaya judi online.

Meski demikian, pihaknya tidak menutup diri untuk mengajak bicara dengan tokoh agama maupun tokoh masyarakat ketika memang dirasa perlu adanya sosialisasi ataupun pencerahan di wilayah masyarakat itu sendiri.

“Tapi kita upayakan bahwa penyebarluasan bahaya judi online sudah kita sebarluaskan ke RT/RW. Mudah-mudahan para RT/RW kita bisa mensosialisasikan kepada masyarakatnya, baik secara langsung maupun lewat grup-grup WA masyarakat,” pungkasnya.(Red/Roy)

Related posts

Rayakan Idul Adha 1445 H, Hotel Wisata Baru Sembelih 5 Ekor untuk Kurban

redaktur

Daftarkan Anak ke Sekolah Favorit, Orang Tua Rela Datang Pagi Dini Hari

redaktur

BRI Peduli Sasar Yayasan Al Iqro

redaktur

Leave a Comment